Pengetahuan Pintar

Cara Aman Minimalisir Risiko Kerusakan Data

Bagi sebuah perusahaan, data memegang peranan yang sangat penting. Bahkan, sebuah perusahaan bisa mengalami kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit ketika terjadi kerusakan data. Semakin banyak data yang rusak, maka akan semakin besar pula risiko kerugiannya. Itulah sebabnya, pengelolaan data yang tepat seperti menggunakan HPE simplivity Indonesia banyak dipilih karena menjamin keamanan data yang disimpan di dalamnya.

Lalu, bagaimana dengan perusahaan yang belum menggunakan perangkat tersebut? Misalnya perusahaan yang masih berskala kecil sehingga pengelolaan data masih dilakukan secara manual? Untuk kondisi tersebut, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko kerusakan data:

data

data

  1. Lakukan backup

Lakukan backup secara berkala atas semua data yang Anda miliki. Anda bisa melakukannya secara rutin sebulan sekali atau tergantung pada perkiraan pertambahan data Anda setiap harinya. Untuk perusahaan yang memiliki pertambahan data cukup tinggi setiap hari, bisa melakukan backup seminggu sekali untuk meminimalis jumlah data yang hilang. Namun untuk yang pertumbuhannya sedikit, Anda bisa melakukan backup data lebih lama. Agar tidak bingung menentukan mana data backup terbaru saat dibutuhkan, ada baiknya jika Anda menghapus data backup lama. Anda bisa menyimpan 2 data backup terakhir untuk berjaga-jaga. Anda juga bisa memanfaatkan autobackup jika memang merasa tidak sempat melakukan backup secara berkala.

  1. Batasi akses data

Berikan akses data hanya pada orang-orang tertentu yang memang memiliki kepentingan. Di luar dari itu, ada baiknya jika Anda membatasinya. Sebab semakin banyak orang yang bisa mengakses data, akan semakin besar risiko data mengalami kerusakan atau bahkan hilang. Selain itu, berikan user yang berbeda pada setiap orang sehingga Anda akan lebih mudah mengecek user yang mengakses saat data rusak.

  1. Manfaatkan data center

Ada baiknya jika Anda tidak menyimpan data di dalam perusahaan sendiri, apalagi jika lokasi perusahaan Anda termasuk area rawan bencana. Sebab risiko data hilang akan semakin besar. Untuk keamanan, Anda bisa memanfaatkan data center untuk tempat menyimpan data Anda. Sebab biasanya data center berada di area yang jarang terkena bencana dan juga memiliki fitur disaster recovery.

Semoga dengan menerapkan ketiga cara di atas, data Anda akan aman dari risiko kerusakan! (Vita)