Berniat untuk Investasi Rumah Kontrakan? Ketahui Dulu Ini!

Bagi kamu yang berstatus seorang karyawan di office tower mega kuningan, mungkin bisa berbangga diri sebab setiap bulannya kamu mendapatkan gaji dalam jumlah besar dari perusahaan tempatmu bekerja. Namun, sayangnya gaji yang didapat pun hanya cukup untuk membiayai kehidupanmu sehari-hari, sehingga saat kamu memiliki impian besar untuk memperoleh sesuatu yang sudah diimpikan sejak lama terkadang sangat sulit untuk diraih lantaran uang gaji sudah habis untuk biaya hidupmu satu bulan ke depan.rumah kontrakan

Tenang, kamu tidak usah khawatir dengan masalah yang seperti ini, sebab sangat mudah sekali kok meraih impianmu itu. Salah satunya dengan menginvestasikan sedikit gajimu untuk berinvestasi rumah kontrakan. Meski, jarang yang melakukan investasi di bidang ini, namun jangan salah nantinya keuntungan yang kamu dapatkan tidak akan mengecewakanmu.

Namun, sebelum kamu berniat untuk berinvestasi dalam bentuk rumah kontrakan ini, ada baiknya kamu harus mengetahui dulu beberapa hal ini. Simak, deh!

  1. Mencari lokasi yang padat penduduk. Lokasi padat penduduk merupakan salah satu tempat yang cocok dijadikan sebagai kawasan untuk mendirikan rumah kontrakan. Mengapa demikian? Sebab, dengan begini akan semakin besar pula peluang untuk mendapatkan pelanggan yang hendak menyewa di rumah kontrakanmu. Selain itu, penempatan rumah kontrakan di kawasan padat penduduk ini lebih cepat di kenal oleh masyarakat, sehingga akan kian banyak pengontrak yang akan mencari rumah kontrakan yang kamu sewakan.
  2. Membandingkan harga tanah. Sebelum membuat rumah kontrakan, ada baiknya terlebih dahulu kamu harus membandingkan harga tanah yang nantinya dijadikan sebagai lokasi untuk pendirian rumah kontrakan. Sebisa mungkin, pilihlah tanah dengan harga jual yang terbilang rendah, agar kamu tidak perlu lagi mengeluarkan banyak uang hanya untuk membeli tanah.
  3. Membuat denah rumah kontakan. Berikutnya yang harus kamu ketahui adalah membuat denah rumah kontakan. Biasanya, rumah kontrakan yang paling banyak dibuat oleh pemilik kontrakan yakni berbentuk rumah petak dengan ukuran yang disesuaikan dengan besaran ukuran yang bisa ditempati untuk satu hingga dua orang penyewa.
  4. Melihat bagaimana kondisi di sekitar pembangunan rumah kontrakan. Kamu pun wajib untuk melihat bagaimana sebenarnya kondisi lingkungan di sekitar pembangunan rumah. Misalkan, kamu harus mencari tahu, apakah lingkungan rumah tersebut aman sekaligus nyaman untuk didirikan rumah kontrakan, ataupun melihat bagaimana kondisi air yang mengalir di dekat rumah.

Itulah sedikit pembahasan mengenai beberapa hal yang harus dilihat sebelum membuat rumah kontrakan. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi! –SH–