Kenali Mana Gaya Belajar yang Paling Pas untuk Anak Anda

Sebagai orang tua pastinya Anda ingin menyiapkan fasilitas terbaik agar anak Anda belajar dengan maksimal. Namun, perlu diingat bahwa menyediakan fasilitas belajar yang terbaik bukan berarti Anda harus membeli meja dan kursi belajar paling mahal yang ada di toko mebel Jakarta. Menyiapkan fasilitas belajar yang nyaman memang penting, tapi sebaiknya Anda mengenali terlebih dahulu tipe belajar mana yang terbaik bagi sang anak. Misalnya dengan membuat ruangan rumah tampak terang agar anak dapat belajar dengan penerangan yang cukup.Kenali Mana Gaya Belajar yang Paling Pas untuk Anak Anda

Beberapa orang tua terkadang sering lupa dan memarahi anaknya ketika nilai mereka menurun di sekolah. Daripada memberi hukuman, sebaiknya Anda memberi bimbingan kepada anak Anda sesuai dengan gaya belajar yang pas untuknya. Masing-masing anak pada dasarnya memiliki karakteristik dan gaya belajarnya masing-masing. Nah, beberapa penjelasan bawah ini akan membantu Anda mengenali gaya belajar sang Anak.

  1. Kinestetis

Anak yang memiliki gaya belajar kinestetis memerlukan ruang gerak yang luas saat belajar karena ia tidak betah diam harus melakukan gerakan agar lebih efektif menerima pelajaran. Biasanya tipe anak yang memiliki gaya belajar kinestetis unggul dalam berolahraga.

  1. Auditori

Tipe belajar auditori akan lebih efektif menyerap pelajaran melalui pendengaran. Tanpa harus menulis biasanya anak yang memiliki gaya belajar ini sudah mampu mengingat apa yang ia dengar.

  1. Visual

Kalau anak Anda harus mencatat untuk memahami sebuah pelajaran, mungkin anak Anda memiliki tipe belajar visual. Tipe visual mudah mengingat apa yang dia baca.

  1. Ada beberapa anak yang baru bisa fokus belajar setelah bermain dulu, dan ada juga yang bisa langsung fokus belajar setelah itu baru bermain.
  2. Jika anak Anda sering tidur larut di malam hari, mungkin ia lebih optimal untuk menyerap pelajaran di saat malam. Beberapa anak memang lebih memilih belajar di malam hari daripada harus bangun pagi, tapi ada juga beberapa anak yang prefer untuk bangun subuh karena pikirannya masih fresh untuk membaca di pagi hari.

Tetaplah semangat membimbing anak Anda dan percaya kalau setiap anak memiliki kemampuan masing-masing. (Rima)