Pengetahuan Pintar

Asesmen dalam Belajar Mengajar, Kenali Fungsi dan Tujuannya

Saat ini, cukup banyak memang perusahaan yang memanfaatkan Smart Online Assessment Platform Asia untuk membantu memudahkan operasional di perusahaan mereka. Smart Online Assesment Platform merupakan platform asesmen online yang dibangun khusus untuk menangani kebutuhan rekrutmen, development, hingga promosi organisasi. Dengan memanfaatkan platform satu ini, maka dapat membantu menyaring calon karyawan dalam jumlah ribuan dalam waktu yang sangat singkat, membantu pegawai berpotensi menjadi lebih menonjol, hingga memverifikasi keahlian dari pegawai yang berpotensi. Namun selain di dunia kerja, proses ini juga digunakan dalam dunia pendidikan, yaitu dalam bentuk asesmen belajar mengajar

Tak hanya perusahaan, platform asesmen online juga dimanfaatkan untuk membantu mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia. Di mana, dalam kegiatan belajar mengajar, asesmen online ini memiliki peranan yang cukup penting dalam membantu siswa mempelajari semua materi yang diajarkan sekaligus mempermudah guru dalam proses belajar mengajar. Terdapat dua fungsi utama asesmen online, baik untuk guru maupun siswa, yakni:

  • Fungsi formatif

Salah satu fungsinya adalah formatif, di mana asesmen online ini digunakan untuk memberi umpan balik terhadap guru untuk digunakan dasar pada saat guru memperbaiki sekaligus membenarkan proses belajar siswa, mengadakan remedial untuk siswa, dan lain sebagainya.

  • Fungsi sumatif

Selain itu, asesmen online juga berfungsi sumatif, yang mana dijadikan sebagai faktor penentu nilai belajar siswa dalam mata pelajaran tertentu. Dan dijadikan bahan memberikan laporan, menentukan naik atau tidaknya seorang murid, dan lain sebagainya.

Melansir dari jojonomic.com, terdapat beberapa tujuan dimanfaatkan asesmen online dalam proses belajar mengajar, di antaranya:

  • Keeping track. Sesuai dengan namanya, keeping track sendiri dimanfaatkan untuk melacak sekaligus menelusuri proses belajar siswa sesuai dengan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah ditetapkan.
  • Checking Up. Check up digunakan sebagai sarana mengecek pencapaian kemampuan siswa dalam belajar dan kekurangan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.
  • Finding Out. Dijadikan sebagai media untuk mendeteksi apa saja kekurangan yang dimiliki siswa sehingga guru cepat tanggap dalam mencari alternatif penyelesaian.
  • Summing Up. Dimanfaatkan untuk menyimpulkan tingkat penguasaan siswa atas pembelaran yang sudah diajarkan.

Itulah dia beberapa fungsi dan tujuan asesmen online dalam proses belajar mengajar. Terutama untuk siswa SMA atau SMK, diharapkan agar setelah melalui asesmen mereka mampu mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dalam interview kerja.