Beragam Warna dan Suhu Api

Ketika berbicara tentang api, terutama suhunya, biasanya kita hanya tahu bahwa api itu panas. Bahkan bisa membakar sebuah rumah berukuran besar sekalipun, sehingga kita perlu melindungi properti kita dengan asuransi kebakaran agar tidak mengalami kerugian dalam jumlah besar. Tidak salah jika kita berpikir seperti itu, karena api memang memiliki suhu yang panas. Namun, tahukah kamu bahwa ternyata  panas pada api memiliki suhu yang beragam loh. Tidak hanya itu saja, kamu mungkin juga pernah

Warna Api

Source: statut-auto-entrepreneur.info

memperhatikan warna api yang berbeda ketika dinyalakan di lilin, kompor, atau beberapa tempat lainnya. Nah, sebenarnya, hal ini ternyata ada perbedaannya loh.

Penasaran? Langsung kita bahas saja ya.

  1. Biru: Biru termasuk warna yang cukup sering terlihat pada api. Misalnya saja pada api kompor, atau api pada lilin (tidak selalu, tapi kadang berwarna biru). Warna biru ini hanya akan muncul ketika jumlah jelaga berkurang. Selain itu, api berwarna biru ini memiliki energi yang cukup kuat sehingga panas yang dihasilkan juga cukup tinggi.
  2. Merah: Api berwarna merah sering kali terlihat pada api unggun. Pada api seperti ini, pembakaran tidak berjalan sempurna sehingga energi yang dihasilkan tidaklah terlalu besar. Artinya, suhu dari api ini cenderung lebih rendah dibandingkan dengan api berwarna biru, dan ini sangat tepat untuk dijadikan api unggun. Sebab, pada saat menyalakan api unggun, yang dibutuhkan hanyalah suhu yang cukup untuk menghangatkan. Jika suhu yang dihasilkan terlalu tinggi, maka akan sahat berbahaya.
  3. Orange: Api berwarna orange ini terjadi karena kenaikan suhu dari yang sebelumnya, yaitu berwarna merah. Ketika suhu meningkat dan energi yang dihasilkan semakin tinggi, maka warna api akan berubah menjadi orange.
  4. Kuning: Sama halnya dengan warna orange pada api, warna kuning ini juga merupakan warna yang dihasilkan akibat adanya peningkatan suhu dan energi yang dihasilkan oleh api. Artinya, ketika api berwarna kuning, akan memiliki energi yang lebih daripada api berwarna merah atau orange.

Dari penjelasan di atas, dapat terlihat bahwa api akan berubah sesuai dengan suhu dan energi yang dihasilkan. Ketika api sudah mencapai tahapan berwarna kuning dan suhu terus meningkat, maka api akan berubah menjadi warna biru atau bahkan ungu. Dalam beberapa kondisi, kita juga bisa melihat warna api ini muncul bersamaa, misalnya ketika kita menyalakan lilin, atau ketika sedang terjadi kebakaran. Mengenal jenis api ini juga cukup bermanfaat loh untuk membantu kamu menentukan jenis alat pemadam kebakaran yang sesuai untuk memadamkan api.  (Vita)