Hindari Membeli Rumah dengan Kondisi ini

Siapa yang tidak membutuhkan properti untuk tempat tinggalnya, baik yang berupa rumah maupun apartemen. Pasti tidak ada kan? Karena itulah, bisnis properti indonesia hingga saat ini masih sangat diminati. Apalagi, semakin banyak juga orang yang membeli properti dengan tujuan investasi. Biasanya, properti ini adalah properti kedua yang hanya dibeli dan kemudian baru akan dimanfaatkan dikemudian hari.Hindari Membeli Rumah dengan Kondisi ini

Namun, investasi ini tidaklah murah, sehingga tidak semua orang mampu untuk membeli properti dengan tujuan investasi. Untuk beberapa orang yang memiliki dana terbatas, umumnya memilih properti berupa rumah yang biasanya menawarkan harga lebih terjangkau dibandingkan dengan apartemen, sebagai tempat tinggalnya. Apalagi, banyak sekali developer properti yang menawarkan rumah bersubsidi dengan harga terjangkau.

Harga yang tinggi membuat kita harus sangat berhati-hati saat mencari rumah. Misalnya saja, jika kita menemui rumah dengan kondisi berikut ini, maka sebaiknya pertimbangkan ulang untuk membelinya:

  • Sengketa

Pastikan untuk menanyakan secara detail mengenai status kepemilikan rumah sebelum membelinya (rumah second). Hal ini penting, karena terkadang kasus sengketa ini baru terjadi beberapa tahun kemudian. Biasanya, masalah ini terjadi pada rumah yang di wariskan dari orangtua pada anaknya. Ketika sang orangtua meninggal, seluruh anak merasa memiliki hak atas rumah tersebut atau uang hasil penjualan rumah tersebut. Namun, masalah ini dapat teratasi jika kita memastikan bagaimana status kepemilikan rumah dan memeriksa seluruh sertifikat dan dokumen lain secara detail.

  • Proyek

Berhati-hatilah jika membeli rumah yang berada dilokasi sekitar proyek, karena sewaktu-waktu kita bisa terkena dampak dari pembangunan proyek tersebut. Memang, pemilik proyek pasti akan memberikan uang ganti rugi pada kita, namun akan sangat merepotkan kan jika kita harus pindah rumah terlalu sering. Apalagi, mencari rumah yang sesuai dengan kita bukanlah hal yang mudah.

  • Bencana

Hindari rumah yang memiliki risiko tinggi terkena bencana, misalnya saja seperti lokasi yang sering terkena banjir atau rumah yang berada di sekitaran tebing, baik di atas maupun bawah tebing.

  • Ilegal

Berhati-hatilah dengan tanah atau properti ilegal yang dipasarkan. Karena, saat ini ada banyak sekali penggusuran pemukiman karena tinggal di tanah negara atau lokasi yang ilegal. Karena itulah, pastikan bahwa lokasi tempat tinggal adalah lokasi yang legal agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hari. (Vita)