Bermacam-macam Kayu untuk Furniture

Pada zaman dahulu, orang terbiasa menggunakan sembarang kayu untuk membuat sebuah furniture atau rumah mereka. Namun sekarang, kita telah mengetahui jenis-jenis kayu yang cocok untuk furniture ataupun rumah kita. Furniture Kayu Jati, kayu cedar, mahoni, dan lainnya telah meramaikan pasar furniture dunia.Bermacam-macam Kayu untuk Furniture

Apa perbedaan, kelebihan, dan kekurangan masing-masing jenis kayu?

  • Jati.

Jati merupakan salah satu hasil alam kebangaan Indonesia. Kayunya keras, tahan lama dan anti rayap. Tidak sedikit kapal yang memilih untuk menggunakan kayu jati karena kekuatannya, saking kuatnya, banyak kapal yang memasang kayu jati pada lambung dan mulut kapal untuk ditabrakan ke kapal lain.

  • Pinus.

Pinus merupakan pilihan tepat bagi mereka yang membutuhkan kayu berkualitas namun memiliki harga yang tidak terlalu tinggi. Kayunya tidak seberat banyak jenis kayu lain namun tetap kuat. Sangat cocok untuk dicat, karena dapat menerima cat tanpa rusak. Kayunya berwarna terang, serta lunak, sehingga mudah dibentuk dan diolah.

  • Maple.

Maple memiliki jenis kayu yang lunak ataupun keras yang dapat dipilih sesuai keinginan, berbeda dengan kebanyakan jenis kayu lain yang hanya memiliki satu jenis. Jenis maple yang keras merupakan salah satu jenis kayu memiliki tingkat kepadatan dan kekerasan tertinggi, sehingga maple sering digunakan untuk furniture atau benda-benda yang akan menopang beban berat. Warnanya tak mudah berubah dan harganya relatif murah. Sangat tahan lama dan kuat menahan beban hingga bertahun-tahun.

  • Ek.

Ek, atau yang sering juga disebut sebagai Oak, merupakan salah satu jenis kayu yang paling lazim digunakan untuk membuat furniture karena tingkat kekerasannya yang tinggi, sehingga kuat menahan beban, meski demikian, kayu ini cukup mudah untuk diolah ataupun dibentuk. Kayu ini tahan lama dan tahan segala macam cuaca, sehingga cocok untuk furniture outdoor.

  • Mahoni.

Mahoni merupakan salah satu jenis kayu terlangka dan termahal dikarenakan statusnya mulai dilindungi di beberapa tempat dan penebangannya diawasi. Kayunya lunak namun kuat, tidak akan rusak terkena cat, dan warna alaminya sendiri pun menarik. (RR)