Begini Tanda Kaki Anda Terserang Kolesterol

Seperti yang sudah Anda ketahui, kolesterol merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja dan pada setiap bagian tubuh yang memiliki pembuluh darah. Tidak heran, banyak masyarakat yang menjaga pola makannya dan juga meminum suplemen untuk kesehatan tubuh untuk menghindarkan diri dari ancaman kolesterol. Namun demikian, ternyata kolesterol tidak hanya bisa menyumbat pembuluh darah jantung tetapi juga bisa menyerang kaki. Data yang dihimpul oleh Montefiore Medical Centre pun mencengangkan karena jutaan manusia di Amerika ternyata mengidap kolesterol di bagian kaki. Berikut tanda-tanda bahwa kaki Anda terserang kolesterol:

kaki

Source: healthmagazine

  1. Kaki terasa nyeri. Rasa nyeri pada kaki atau klaudikasi merupakan gejala yang bisa dirasakan jika kaki Anda terserang kolesterol. Rasa nyeri ini bisa ditemukan di bagian kaki mana pun entah itu betis, paha, atau bahkan bokong. Ketika Anda berjalan kaki dalam jarak tertentu, rasa nyeri itu akan muncul. Klaudikasi muncul ketika arteri tersumbat sehingga tidak bisa mengalirkan darah ke kaki untuk menstabilkan tenaga. Akibatnya, kaki akan terasa berat dan timbul rasa nyeri ketika dipakai berjalan.
  2. Sering merasa kram saat tidur. Pernah merasa kram saat tertidur di bagian tumit atau kaki depan? Nah bisa jadi Anda menderita kolesterol. Untuk mengatasinya, para dokter menyarankan Anda untuk meluruskan kaki dari tempat tidur atau duduk di kursi. Hal ini dilakukan untuk membiarkan aliran darah turun ke kaki agar tidak terasa kram lagi.
  3. Terdapat perubahan kulit dan kuku. Ketika mengalami kolesterol, maka aliran darah dan makanan menuju kaki akan terhambat. Hal ini kemudian akan menyebabkan sedikit perubahan pada area kaki. Salah satunya pertumbuhan bulu kaki yang melambat, kulit yang mengencang, dan kuku di kaki yang menebal.
  4. Pengurangan otot betis. Atrofi atau pengurangan otot betis merupakan hal yang bisa terjadi pada seseorang yang memiliki kolesterol tinggi. Pada tingkat mikroskopik, kekurangan aliran darah bisa menyebabkan penurunan jumlah dan ukuran serat otot. Oleh sebab itu, penderita kolesterol biasanya akan kehilangan lebih dari separuh serat otot di daerah yang terkena.
  5. Perubahan warna kulit di area kaki. Cobalah untuk memerhatikan warna area di kaki Anda. Ketika kaki diangkat, area kaki akan berwarna putih karena aliran darah terganggu. Nah, cobalah untuk mengangkat kaki dan gantung di langit-langit. Jika Anda menemukan warna merah atau keungunan dan menemukan warna kebiruan saat duduk, itu artinya area kaki mengalami kurang sirkulasi.

Jika Anda menemui tanda-tanda di atas, segeralah lakukan pemeriksaan kolesterol untuk memastikannya kondisinya. Semoga membantu!